Jelang Tasyakuran (bukan tasyakuran angkatanku.,kan udah lulus!!)

18 06 2008

H-4 tasyakuran. Makin banyak kask-kusuk. “Berangakat kapan?”, “Sama siapa?”, “Siapa aja yang datang?”. Yah, kinda like that.

Lagi ngenet di rumah, adek aku lagi nonton What’s New Scooby Doo. Chat sma anak 6 yang lain. Yah, tentang pertanyaan-pertanyaan di atas.

Jelang tasyakuran, yang bakal jadi ajang reuni juga. Haha. Maaf ya adek-adek. Numpang reunian yaa.,

Kira-kira siapa aja ya yang bakal datang? Kawan-kawan., miss you so much.

*lanjut baca conan*





Libur,,Libur

7 06 2008

Libur,, cepatlah datang. Udah nggak sabar nih!! Mau bebas. Mengistirahatkan tubuh biar nggak kecapaian. Mengistirahatkan otak sejenak dari yang ‘berat-berat’. Asal nggak kelamaan aja. Hha.

Masak adek aku liburnya hampir sebulan. Dari 18 Juni-14 Juli. Asik banget. Aku aja cuma 2 pekan. 30 Juni-14 Juli. Ngeselin!! Hwaaaa..,

Libur oh libur. Cepatlah datang. Aku menantikanmu!!!

 





NF Ngeseliiin!!

7 06 2008

Kenapa NF sekarang makin keren aja? *yaiyalah.. harus*
Pos satpamnya makin keren. Ada pos satpam baru lho!! Bagus, lagi!! Udah banyak plang-plang penanda. Kolam renangnya udah bagus. Nggak ijo lagi airnya. udah biru. Udah ada kamar gantinya. Udah ada atapnya. Ada rumah gurunya sendiri. Guru juga udah makin banyak soalnya. Sarana outbond udah makin lengkap. Kenapa sih nggak dari dulu aja ?? Waktu aku masih di sana ??

NF ngeseliin !!





My Happy..Birthday!!

29 03 2008

28 Maret hari ulang tahunku.
Sehari sebelumnya aku liat friendsterku. Dan sudah ada banyak ucapan selamat untukku.
28 Maret.
Pukul 6.00 a.m., ada sms dari Hani. Ucapan selamat disertai doa-doa. Makasih ney!!
Trus, ummi aku juga ingat ulang tahunku. Adikku yang lagi di boarding school juga ngirim sms ucapan selamat.
Sampai di sekolah. Yah, seperti biasa. Hari Jum’at tilawah dulu. Abis itu pelajaran ESL (English as a Second Language). Listening.
Abis listening, ESL masih belum selesai. Tapi kata gurunya, dibebasin aja mau ngapain.

Si Runy lagi main CM [Champion Manager]. Aku lagi corat-coret. Tiba-tiba, “Happy birthday to you. Happy birthday to you,”. Kawan-kawan sekelas nyanyi sambil bawa kue.
Aku langsung kaget. What a surprise!! Trus aku bilang, “Kawan. Makasih ya!”. Nggak ada kata-kata lagi kecuali terima kasih.
Waktu aku lihat kuenya, tulisannya ‘Happy Sixteen Grandma’. Yah, emang nasib. Kebagian jatah di pohon silsilah Weuzzeut sebagai nenek. Lilinnya juga diputar-putar dari 16 jadi 61. Dasar, dasar.
Trus, sisa hari itu sampai pukul 8.00 p.m. ditingkahi dengan kekonyolan-kenyolan yang lucu.
Malam, nggak tahu pukul berapa tepatnya. Hasna, saw ku ngirim sms. Sama. Ucapan selamat plus doa. Ditambah juga dengan pengingatan. Bahwa jika umurku bertambah, usiaku, jatah hidupku di dunia berkurang alias ILANG tahun.
Yah, after all. Aku senang. Senang sekali.
My happy birthday!!





Ungkapan Rasa

19 03 2008

Jika saja aku bisa
Mengungkap rasa dengan kata
Aku ingin mengatakan
Aku mencintaimu

Aku mencintaimu
Dengan sederhana
Dan tak lekang oleh masa

Namun aku juga membencimu
Aku membencimu
Atas harapan kosong yang singgah di hatiku
Menjadi luka nganga

Jika saja aku tak pernah mencintaimu
Tentu takkan pernah kurasai sakit ini
Dan takkan pernah kurasai pedih hati ini

Tapi aku tak pernah menyesal telah mencintaimu
Karena aku pun belajar mengemas rasa
Mengomposisikannya pada kadar yang tepat
Dan menempatkannya dalam jiwa

19 Maret 2008 23:20
Kamar perenungan





Palsu Semua, Semua Palsu Semua Bahaya

19 03 2008

Zaman sekarang banyak yang palsu. Kalo nggak palsu, berbahaya. Seenggaknya pasti merugikan.
Cendol pake pewarna pakaian. Kerupuk pake pewarna pakaian dan tawas. Bedak pake talc langsung sama parfum. Saus cabe dan tomat dari cabe dan tomat busuk. Ayam disuntik steroid. Ayam disuntik air. Tahu pake formalin. Bakso pake borax. Telur ayam kampung tapi sebetulnya telur ayam negeri. Telur asin ‘palsu’ dari telur ayam.
Ada juga taksi argo kuda. Televisi bermerk terkenal tapi palsu. Sepatu merk terkenal palsu. Banyak lagi.
Aduh, aduh. Bahaya semua. Indonesia, Indonesia. Kenapa kita saling merugikan sesama? Kenapa??





Duh, Abang Angkot..

9 03 2008

Pulang sekolah lewat Sumber Artha. Naik S02. Aduh, aduh.! Abang angkotnya GILA!! Lagi ngejar setoran kayaknya. Tapi ya ampun Bang, hati-hati dong! Kebut-kebutan. Salip sana, salip sini.
Ada Honda Jazz hitam, dipepet terus. Hampir aja nabrak. Sampai ada ibu-ibu yang bilang gini, “Tabrak aja terus Bang!!”. Selama perjalanan mulutku komat-kamit terus. Ya Allah, selamatkanlah aku ya Allah.
Alhamdulillah, akhirnya aku selamat sampai rumah. Aduh Bang, Bang. Kejar setoran boleh, tapi jangan ngebahayain penumpang dong!!





Makan Pecel Terong Tahu Warna-Warni Pakai Sambel Terasi Santan Keju

9 03 2008

Aneh banget ya judul di atas? Abnormal memang.

Ok. Kita mundur ke beberapa jam sebelumnya.
Rutinitas Sabtu Ahad pagi. Ke LTQ. Harusnya sih sampai jam 8. Tapi berhubung mau dauroh, 6.15 udah cabut. Hehe. Abis LTQ, mandi. Abis itu, bilang ke ‘mbak’ buat ngegoreng tahu. Tugas per divisi. Tadinya sih udah siap-siap buat ikut keliling KODAM. Tapi,berhubung aku nggak boleh dan nggak bisa, nggak jadi ikut keliling deh. Jam 7 lbi dikit brgkt. Pertama ke Muhajirin dulu. Soalnya disuruh kumpul di sana. Tapi kok sepi ya? Terus aku inget, oh iya. Acaranya di Muqarrobin. Nyampe. Eh, ada Desta, Pukhoi, dan Ari. Sama kakak-kakak tentunya.
Acara pertama taushiyah dari Kak Bambang, alumni 81 juga, tentang ukhuwah.
Acara kedua, ngelilingin KODAM. Tapi, harus nebak nama panjang satu kakak yang udah ditentuin untuk minta peta pos pertama. Pake kalimat yang udah diacak, akhirnya ketemu juga. Terus, berhubung aku nggak ikut keliling KODAM, aku jadi nggak bisa cerita.
Aku nunggu di Muqarrobin. Untunglah aku bawa novel karangan Agatha Christie. Emang sengaja bawa, mengantisipasi kebosanan. Udah gitu sambil ngobrol tentang buku-buku sama kakak-kakak Formasi.

Sekitar jam 12, acara hampir selesai. Sholat, abis itu nyusul ke lapangan. Aku sekelompok sama Ari, Desta, Pukhoi. Kemudian acara masak-memasak pun dimulai. Kita dikasih bahan buat bikin pecel plus bahan lain yang nggak nyambung. Ada keju, terasi, cabe, santen, tomat, dll. Kelompok sebelah juga dapat yang kayak gitu. Tapi ditambah sama ubi, pepaya, kacang hijau. Pertama-tama bingung, apa yang harus dilakukan pada bahan-bahan yang aneh itu. Tapi akhirnya kami putuskan untuk membuat pecel dulu. Kakaknya khan disuruh bantuin biar cepet selesai. Tapi nggak boleh ngasih ide. Kalo Kak Hanifah sih bantuin nyomot. Pecel sayur plus terong. Pecel sama sambelnya dipisah. Kakaknya bilang disuruh gabung. Tapi kita beralasan, “Khan prasmanan,”. Waktu selesai bikin pecel, Desta pulang. Tinggal aku, Ari, ma Pukhoi. Akhirnya bikin sambel terasi. Trus, aku ngasih ide yang rada-rada. Sambel terasinya pake santen aja. Abis disuruh pake semua bahan. Trus, tahap terakhir, akhirnya sambel itu dikasih keju. Bisa ngebayangin?
Ikhwannya disuruh makan. Kami membayangkan, pasti sambel terasinya langsung dibuang.
Yang akhwat juga makan. Punya kelompok aku, makan pecel pake keju parut juga. Kelompok sebelah bener-bener pake kacang hijau, pepaya, dan ubi. Tiba-tiba Kak Nurul datang. Tanpa babibu langsung nyicipin sambel terasi. Waktu itu sambel ada di mulut, ada yang bilang, “Itu khan sambel pake santen plus keju,”. Tadinya mau langsung dimuntahin, tapi nggak jadi. Waktu aku tanya, ternyata rasanya enak.
Sambel pecelnya abis. Si Pukhoi bikin lagi. Kali ini dengan tambahan santen. Aduh, makasih deh. Aku nggak mau nyobain.
Waktu ikhwannya selesai makan, ditanya siapa pemenangnya. Katanya kelompok yang pake kacang hijau. Soalnya bumbunya dicampur.
Kami kaget bukan kepalang. Bukan, bukan karena kekalahan kami. Itu sih bodo amat. Tapi karena ternyata, pecel yang kami buat untuk ikhwan habis tandas. Walah walah.
Oh iya, dauroh kedua yang masak khan ikhwan. GAWAT!!





Korupsi di Indonesia yang Sulit [Sekali] Diberantas

29 02 2008

Kayaknya aku lebih sering nulis hal-hal yang sifatny pribadi deh. Kali ini aku mau nulis yang rada beda dari yang sering aku tulis. Tentang korupsi.
Korupsi, memang sangat sulit untuk diberantas. Ibarat jaring yang memerangkap. Seperti halnya lingkaran setan.
Lingkaran setan?? Ya, lingkaran setan. Jika sekali terkena korupsi, tak mungkin bisa keluar. Walau masih ada kemungkinan namun probabilitasnya sangat kecil.
Mengapa seseorang bisa melakukan korupsi? Sebab dunia ini menggoda. Sebab dunia ini menipu, kawan.
Dari zaman Presiden Soekarno, Soeharto,Habibie, Gus Dur, Megawati, sampai zaman Pak SBY sekarang, yang namanya korupsi tetep aja ada.
Waktu zaman Soekarno. Satu yang aku tahu. Waktu lagi melawan Belanda dan kroco-kroconya, wanita-wanita Aceh mengumpulkan perhiasan mereka dan menjualnya. Untuk apa? Membeli pesawat yang akan digunakan untuk melawan Belanda. Dari hasil yang terkumpul, seharusnya bisa mendapatkan 3 pesawat. Tapi ternyata hanya ada satu pesawat yang terbeli. Mengapa? Tebak sendirilah. Udah tahu juga khan!
Zaman Soeharto. Sudah rahasia umum lah. Terlalu banyak. Capek nulisnya.
2 zaman di atas adalah zaman yang mewariskan budaya korupsi ke seluruh aspek kehidupan berbangsa (Indonesia). Namun kalau mau ditilik lebih jauh lagi ke belakang, Belanda lah yang mewariskan budaya korupsi kepada Indonesia. Mereka tidak mau melihat bangsa yang dijajahnya maju. Gengsi dong kalau kalah! Masa kalah sama negara jajahan? Sebetulnya masih ada lagi yang mendalangi itu semua. Tapi kapan-kapan lagi deh. Mau mandi dulu. Udah jam 4 (pagi). Abis ini masih harus ke LTQ, trus enrichment di skul. Hari Sabtu lho! Ya Allah, kuatkanlah hamba-Mu ini.
Eh, kok malah nulis agenda! Ya sudah lah.





IGCSE sebentar lagi..

28 02 2008

Hei kawan. Anak X-IC.Jangan lupa .Sebentar lagi ujian IGCSE. (IGCSE sebentar lagi..).
Mari kawan. Mari kita belajar. Agar kita.. dapat nilai A star. (IGCSE sebentar lagi..).
Ingat-ingat. Jangan terlalu banyak bermain. Nanti nilai kita juga main-main.(IGCSE sebentar lagi..).
Tapi..ingat juga.Nasihat.. dari guru kita. Bangun karakter yang berakhlak mulia.
Sekian. Sekian dari saya. Panjang umur.. kita berjumpa lagi.